Tiga warga negara Amerika Serikat (AS), Leonid Hurwicz, Eric S Maskin, dan Roger B Myerson memenangkan penghargaan nobel bidang ekonomi, pada Senin (15/10). Penghargaan diberikan karena mereka mampu mengembangkan teori yang bisa menjelaskan kondisi pondasi pergerakan pasar dari dua sudut yakni ekonomi dan politik.
Teori itu menjelaskan bagaimana insentif dan sebuah informasi mempengaruhi pasar secara efektif. Sebagai contoh, asuransi akan menyediakan sejumlah jaminan yang tidak bisa disalahgunakan. Hal itu mampu membantu penjual dan pengguna asuransi memperoleh hasil yang maksimal dari sebuah transaksi.
Sebelumnya, inisiatif mekanisme teori ekonomi itu dikemukakan Hurwicz pada 1960-an, baru kemudian dikembangkan kembali oleh Maskin dan Myerson pada 1970. Kerja sama ketiga akademis tersebut membuahkan teori terbaik, yakni metode efektif yang memberikan banyak informasi mengenai makna sebuah insentif.
Profesor Hurwicz, bekerja sebagai periset ekonomi di Universitas Minnesota di Minneapolis. Ia juga menjadi pemenang nobel tertua yakni berusia 90 tahun. Sementara Maskin (56) mengajar di Institute for Advance Study di Princeton, New Jersey, dan Myerson (56) mengajar di University of Chicago di Illinois.
Hurwicz mengaku terkejut. Karena berkali-kali banyak orang selalu bilang dia masuk dalam daftar calon pemenang nobel. Namun bertahun-tahun pula dia belum berhasil memperolehnya. [AP/EAS/Y-4] SUARA PEMBARUAN